Catila’s Feet

Just another WordPress.com weblog

Sans Nouvelle de Dieu… Januari 15, 2009

Diarsipkan di bawah: Kontemplasi Isytar — catilafeet @ 7:55 am

na

Dari harian Media Indonesia, senin (13/1) Saya membaca berita tentang euforia “Chavez-ism” di Palestina. Yap. Hugo Chavez Presiden radikal dari Venezuela menjadi ikon dan semangat baru bagi perjuangan rakyat Palestina yang selama 60 tahun kemerdekaannya dirampas. Ikon perlawanan menentang penjajahan, neo-kolonialisme.

Bendera Venezuela bersanding dengan bendera Palestina. Berbagai potret bahkan spanduk bergambar Chavez mewarnai tiap aksi protes dan demonstrasi menentang aksi bombardir Israel di Jalur Gaza. Pasalnya, Presiden sayap kiri dari Amerika Selatan ini tak segan-segan mengusir Duta Besar Israel dari Caracas, Ibukota Venezuela. Kita tentu masih ingat aksi Chavez sebelumnya yang menertawai insiden pelemparan sepatu wartawan Irak pada Bush, kemudian mengolok-olak Presiden Amerika Serikat itu.

Tentunya, Chavez kini menjadi ikon bagi perjuangan kaum tertindas, yang sengaja termarjinalkan. Seorang anggota parlemen Palestina malah mensejajarkannya dengan Che Guevara yang melambangkan perjuangan kebebasan manusia untuk merdeka. Cuma kurang ganteng aja. Hahaha

Agresi Israel yang sudah menewaskan lebih dari 1000 orang sipil ini, jelas merupakan tragedi kemanusiaan yang mencoreng peradaban manusia modern. Kebudayaan tinggi yang mengaku-ngaku menempatkan HAM diatas segala-galanya. Tapi cuma bisa diam, menunduk malu pura-pura nggak tahu atau sengaja bersembunyi di rok Mama. Si Nyonya Besar, Amerika.

Chavez ini walaupun dituding sebagai anggota poros setan oleh Bush dan antek-anteknya, jelas memandang agresi Israel sebagai persoalan kemanusiaan bukan lagi sebatas aksi penyerangan Yahudi terhadap kaum Muslim. Reaksi yang lebih manusiawi daripada sikap negara-negara Arab pada umumnya. Mungkin mereka lebih nyaman hidup dalam tenda haremnya, bergelimpangan harta, emas dan minyak. Mengenyam pendidikan Inggris yang bermartabat dan sesekali datang ke Las Vegas untuk berjudi.

Jadi ingat obralan sore saya dan Mama ketika masih kecil dulu. “Apa bangsa Arab itu pasti masuk surga, Mam?” “Apa bangsa Arab itu lebih terhormat dari bangsa Indonesia, Mam?” “Kenapa Nabi diturunkan di tanah Arab, Mam?”

Dan umumnya, seperti wanita yang lebih banyak membaca buku daripada mendengar ceramah Ustadz di Masjid, Mama saya yang open-minded itu cuma bilang, “Itu-lah Nak, karena di sana Jahiliyah merajalela. Maka sengaja diutus Nabi, membawa pesan dari Tuhan. Kalau kau berani bersikap Jahiliyah begitu bukan cuma Nabi yang diutus tapi Izrail sekalian!”.

Jadi saat ini, saya ingin mulai mengobrol ringan lagi dengan Mama saya yang hebat itu, “Mama… Apa Tuhan punya pesan lain yang belum disampaikan?”

Paling-paling Mama cuma mendesah pelan lalu setengah berteriak, “Seperti tak pernah belajar agama saja. Tak ada lagi pesan dari Tuhan. Baca Al-Quran, tak ada lagi Nabi!”

Jadi kawan, seperti kata Mama-ku sehebat apapun Chavez itu, seberapa iconic seseorang tak ada lagi Nabi di dunia ini. Tapi jelas kita butuh pemimpin yang berani, yang tak sekedar bergelar Raja keturunan nabi, untuk bertindak tegas melawan kekejian yang telah berlangsung begitu lama ini.

“Saya ingin dapat memberi Chavez paspor Palestina agar ia bisa menjadi warga negara Palestins. Lalu, kami memilihnya dan dia akan menjadi Presiden kami,” kata Mahmud Zwahreh, walikota Al-Masar, sebuah komunitas dekat Bethlehem.

Dalam teori dan pemikiran politik Islam, ada tiga gelar simbolik yang disematkan kepada beberapa orang yang melaksanakan tugas-tugas kepemimpinan dalam pucuk elite kekuasaan, yaitu al-imâm, al-khalîfah, dan amîr al-mukminin. Nabi Muhammad dengan tegas mengingatkan para pemimpin, “Hamba yang diberikan kekuasaan oleh Allah untuk memimpin umat, tetapi mengkhianati, dan tidak memberikan nasihat atau mengasihi mereka, Allah mengharamkan surga kepadanya.”

Menjadi Pemimpin berarti menjalankan Amanah dan prinsip keadilan.

 

5 Responses to “Sans Nouvelle de Dieu…”

  1. miss flyingdee Says:

    Go Chavez !!!
    berjuang terus untuk kaum yg tertindas,

  2. Ophan Says:

    Sisi humanisme kita pastilah berteriak, tercabik-cabik dan memaki Kebejatan aksi Israel dalam membumihanguskan Gaza sejak 27 Desember 2008. Belum lagi Fosfor Putih yang menambah derita rakyat Palestina dengan radius mencapai 250 meter mampu membakar apapun yang ada disekitarnya. Israel, you are going to The Hell. Sejarah permusuhan Israel dan Palestina sudah terlalu lama. Sejarah mencatat tanggal 14 Mei 1948, yahudi memproklamirkan negara israel dengan merampas tanah palestina yang menurut Jews adalah “Tanah Yang Dijanjikan”. Memang Zionis mendambakan negara Israel Raya yaitu kawasan yang berada di antara sungai Nil dan Sungai Eufrat. Makanya kemudian Israel memprovokasi US untuk melancarkan agresi ke Irak dengan lembah suburnya diantara sungai tigris dan sungai eufrat. Imperialis seperti Israel tidak akan memerdekakan palestina dengan cuma-cuma, banyak darah yang telah dikorbankan rakyat palestina seperti juga bangsa kita yang telah berjuang mengorbankan jiwa dan raga merebut kembali negara indonesia dari belanda. Semoga para penjajah tidak akan pernah menikmati indahnya Surga. Kemerdekaan adalah segala-galanya bagi suatu bangsa. Kemerdekaan adalah hal yang mutlak bagi palestina. Entah apa hebatnya Orang-orang Yahudi sehingga mempu membuat Negara Super-Arogan Amerika tiba-tiba jadi Idiot, hanya bisa mengangguk ketika Israel meminta bantuan persenjataan dan hanya bisa menggeleng ketika PBB meminta untuk menghentikan agresi militer israel.
    Selengkapnya http://tolopan.blog.friendster.com

  3. Jhalil Says:

    Gak salah babah ama emak loh ngasih nama “Palestin”, keren dah …

  4. Ophan Says:

    Hey..I’m sorry cuz I’m busy with all activities that I hate them so much. They drive me crazy, But I realize that I gotta be all-out. Sometimes, man must be perfect at all. Maybe woman too? who knows? Do U copy that ? Uh huh..Never mind, I dont know exactly what I am talking about hihi, I am so queer ! Anyway, is it someting new from your writing which is I have not read yet before. I think Ur recently writing has posted last month. Perhaps U have a thousands of assignments. Me too. Sometimes I have inspiration to write, sometimes that idea is brought by wind to north pole. Back again with fresh idea, OK? Vous etes EL MEJOR DEL MUNDO

  5. ponk edogawa Says:

    tante palestina belah mana babelan?


Leave a Reply