
Belum terlambat-kan buat mulai punya blog…. ? Salah satu resolusi gue menyambut tahun 2009 yang i wish penuh harapan. This would be a very seriuosly another promising a new blog! Do you know what i mean? I bet you Nope… coz’ i dont really understand what i say. Hahaha….
Enggak. Seenggaknya, ini bakal jadi satu-satunya blog gue yang nggak nyertain mood gue yang sering kambuhan. Kadang on kadang off, kadang pengen nulis tapi seringnya cuma nyangkut di syaraf otak (kotor?), kadang unbelievable smart tapi kadang bego, dongo kayak junkie yang kurang nyandu…. unpredictable emotional syndrom. Tuh, nama ilmiah penyakit kambuhan gue, gejala awal dari sociopat… amit-amit… mending kudisan, panuan, kurapan….
Di blog ini, gue pengen lo masuk ke dunia gue yang imajinatif (?) atau nggak keruan, kecintaan gue sama buku n’ film, pendapat gue yang nggak perlu jadi bahan pertimbangan seluruh penduduk dunia. Hiks. atau cuma sekedar berbagi jajanan di depan SD sampai singgah di tempat favorit gue. Somewhere that i’ve ever been before.
Buat gue bukan cuma buku yang jadi jendela dunia, tapi juga film. Pencapaian tertinggi dari imajinasi manusia. Hiks… Bayangin aja berapa banyak wawasan yang didapat dari, misalnya, 15 menit gambar berjalan? Lebih dari wawasan tapi juga emosi. Bahwa hidup ini bukan cuma milik kita, tapi juga milik pedagang sayur keliling, waria di pinggir jalan, presiden yang sedang jatuh cinta atau bahkan milik hantu yang ingin bangkit dari kubur. he… he… he…
Itu yang gue suka dari film. Mereka menjual mimpi karena hidup ini butuh mimpi. Butuh sejenak keluar dari realitas yang ada, lalu harapan dan inspirasi “sikut-menyikut” keluar dari otak kita. Tapi jangan bayangin ada sejenis mutant dari galaksi lain yang bermutasi di tubuh kita… itu mah cuma ada di the-x file.
Di blog ini gue mau bilang “i’m a movie freak!” lepas dari selera film gue yang nggak jelas, terserah deh ada yang mau baca atau nggak…. direspons atau enggak…. kalau dulu Voltair bilang pena bisa meruntuhkan sebuah negara, begitu juga dengan film. Hiks… sampe segitunya.. yang pasti kepala kita terlalu sempit untuk menampung ide dan imajinasi. Rongga-rongga di kepala cuma cukup untuk saraf-saraf otak, bukan Gotham City atau London abad pertengahan atau juga lorong-lorong kumuh Jakarta. Thanks for make it happen.
Lo-Tau-kan (kedengarannya kayak nama masakan di restoran Cina yah..) Soundtracknya “Mengejar Mas-Mas”? Ibaratnya, gue cinta film tuh seperti…. Aa’ cinta istri baru… oops… seperti Junkies cinta shabu… oops… atau seperti lalat cinta daging… asal jangan daging gelonggongan atau daging sampah olahan! Lalat aja masih bisa milih. Pokoknya mari bermimpi dan bercinta… Uhh i mean watch movies. Dukung terus film Indonesia tapi tetep nikmati film luar donk. N’ yang paling penting “Stop Piracy! Hidup Kaum Marjinal!” (???)
Bienvenue dans ma vie……
Hi, this is a comment.
To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.
Tess…tesss
WAH BAGUS2 ….hihih
ditunggu posting selanjutnya ,,, hehe salm kenal yaa